Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Nasional
»
Detail Berita


Harga Komoditas Tambang Anjlok di September 2024, Pemerintah Soroti Faktor Ekonomi Global

Foto: Ilustrasi pertambangan (www.agincourtresources.com)
Pasang Iklan

Semarang, Kilaswarta.com -- Harga komoditas tambang mengalami penurunan pada awal September 2024. Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan pelaku industri.

Produk pertambangan seperti konsentrat tembaga, konsentrat besi laterit, konsentrat tembaga, serta konsentrat seng merupakan beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga akibat lemahnya permintaan global dan kondisi ekonomi yang tidak stabil.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, harga konsentrat tembaga turun ke level rata-rata harga USD 3.750,03 per WE atau berkisar 3,12 persen. Sedangkan konsentrat besi laterit menyusut menjadi USD 43,61 per WE atau sebesar 7,37 persen.

Untuk konsentrat timbal sendiri mengalam penurunan rata-rata harga menjadi USD 820,29 per WE atau sekitar 7,48 persen. Sedangkan konsentrat seng terjun ke rata-rata harga USD 685,89 per WE atau sebesar 14,46 persen 

Faktor-Faktor Penyebab Penurunan Harga

Penurunan harga ini utamanya disebabkan oleh melemahnya permintaan dari pasar internasional. Hal ini diungkapkan oleh Isy Karim selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan.

Ia menambahkan, Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan bea keluar pada bulan septeber jadi terpengaruh. 

Penetapan HPE produk pertambangan pada bulan September 2024 didasari oleh masukan secara tertulis dari Kementerian ESDM.

Hitungan data yang dilakukan Kementeriat ESDM dilandaskan harga pada Asian Metal, London Bullion Market Association (LBMA), serta London Metal Exchange (LME).

Setelah itu, penetapan HPE dilakukan berdasarkan hasil rapat koordinasi Kemendag, Kementerian ESDM, Kemenko Perekonomian, Kemenko Marves, Kemenkeu, serta Kemenperin selaku instansi terkait.

Penetapan harga pada bulan September 2024 ini termuat dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1199 Tahun 2024 tentang Harga Patokan Eskpor atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar

Tantangan dan Prospek ke Depan

Dengan kondisi pasar yang tidak menentu, para pelaku industri tambang diharapkan dapat lebih fleksibel dalam menghadapi tantangan.

Meskipun harga diprediksi masih berfluktuasi dalam beberapa bulan ke depan, langkah adaptif dari industri dan dukungan kebijakan pemerintah diharapkan mampu menjaga stabilitas sektor pertambangan.

Penurunan harga komoditas tambang menjadi pengingat akan pentingnya diversifikasi pasar dan inovasi dalam industri untuk menghadapi dinamika ekonomi global.

Para pelaku usaha dan pemerintah perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa sektor pertambangan tetap menjadi kontributor penting bagi perekonomian nasional meski di tengah tantangan besar yang dihadapi.

Halaman :

Kata Kunci : Harga Komoditas Tambang Anjlok di September 2024, Pemerintah Soroti Faktor Ekonomi Global

Sorotan

Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

31 Jan 2026, 19:52 WIB

Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

31 Jan 2026, 19:25 WIB

Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan

22 Jan 2026, 16:31 WIB

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua