Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Nasional
»
Detail Berita


Presiden Jokowi : Stop Ekspor Bahan-Bahan Mentah!

Foto: Presiden RI, Joko Widodo (BPMI Setpres)
Pasang Iklan

Jakarta, Kilaswarta.com -- Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) menegaskan agar Indonesia berhenti melakukan ekspor bahan-bahan mentah yang berasal dari sumberdaya alam Indonesia.

Hal ini disampaikan Jokowi saat menghadiri peresmian Injeksi Bauksit Perdana Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia fase pertama di Mempawah, Kalimantan Barat pada Selasa (24/09/2024).

Jokowi menyebutkan dalam sambutannya bahwa penting bagi Indonesia untuk keluar dari kebiasaan ekspor bahan-bahan mentah ke negara maju.

“Kita yang memiliki sumberdaya alam, ekspor hanya bahan mentah tidak bisa berkembang menjadi negara maju, dan negara-negara maju betul-betul sudah kecanduan terhadap impor bahan-bahan mentah kita,” ungkap Jokowi, dilansir dalam siaran langsung Youtube Sekretariat Presiden.

Jokowi juga menceritakan bahwa kebutuhan bahan alumunium dalam negeri saat ini mencapai 1,2 juta ton. Namun 56% pemenuhannya dengan cara impor, sisanya 44% dipenuhi oleh PT Inalum. Dengan demikian negara kehilangan devisa sekitar 50 triliun.

Dengan adanya peresmian ini, Indonesia resmi memiliki proyek hilirisasi bauksit dan alumunium terintegrasi pertama. Proyek SGAR Mempawah milik PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) ini terdiri dari dua fase.

Total nilai investasi kedua fase dari proyek ini sebesar USD 1,7 miliar atau sekitar Rp 25,67 triliun. Fase pertama yang memakan biaya investasi sebesar Rp 16 triliun ini memiliki kapasitas produksi sampai 1 juta ton setiap tahunnya. 

Smelter fase pertama ini merupakan proyek strategis nasional (PSN) holding BUMN pertambangan Mineral Industri Indonesia atau lebih dikenal dengan MIND ID melalui kerjasama anak usahanya PT Indonesia Asahan Aluunium (Inalum) dengan PT Aneka Tambang (Antam), yaitu PT Borneo Alumina Indonesia (BAI).

Hendi Prio Santoso selaku Direktur Utama MIND ID mengungkapkan bahwa peresmian ini menandakan pencapaian penting dalam industri mineral di Indonesia.

Hadirnya injeksi bauksit perdana SGAR ini diharapkan menjadi proyek terintegrasi mulai dari penambangan bauksit hingga pengolahannya menjadi alumina untuk kemudian dijadikan bahan baku alumunium.

Hendi menambahkan bahwa perusahaan akan mengerjakan proyek lanjutan fase kedua yang mana kapasitas produksi alumina juga sebesar 1 juta ton setiap tahunnya.

Ia pun meminta dukungan dari pemeritah baik pusat dan daerah untuk mempermudah prosesnya nanti, baik dalam urusan perizinan, pembebasan lahan, serta urusan-urusan lainnya.

Halaman :

Kata Kunci : Jokowi Tegaskan Indonesia Untuk Stop Bahan Mentah Saat Peresmian Injeksi Bauksit Perdana

Sorotan

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua