Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Politik
»
Detail Berita


Menimbang Untung-Rugi Rencana Indonesia Membeli Minyak Mentah dari Rusia

Foto: Ilustrasi larangan penjualan minyak mentah dan gas terhadap Rusia (hartenergy.com)
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Jakarta, Kilaswarta.com -- Pemerintah tengah mempertimbangkan langkah strategis untuk mengimpor minyak dari Rusia. Bergabungnya Indonesia sebagai anggota BRICS dinilai bakal memberikan peluang bagi hubungan dagang yang lebih erat dengan Rusia.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Penasihat Khusus Presiden urusan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut bahwa impor minyak Rusia bisa menjadi opsi strategis jika secara hitungan ekonomi memberikan manfaat bagi Indonesia.

Sebagai anggota penuh BRICS, Luhut menilai bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk memperluas kerja sama ekonomi, termasuk di sektor energi. Namun, status ini juga membawa tantangan, terutama di tengah ketidakpastian global.

Ia menyoroti dampak geopolitik seperti krisis energi di Uni Eropa akibat Rusia menyetop pasokan gas, ketidakpastian ekonomi di China, hingga potensi kebijakan proteksionis Amerika Serikat di bawah Donald Trump yang berencana menaikkan tarif barang dari China.

"Kombinasi berbagai masalah global ini harus dicermati dengan baik. DEN memiliki tugas memberikan masukan strategis kepada presiden untuk memastikan keputusan yang diambil sesuai dengan kepentingan nasional," jelas Luhut.

Potensi Keuntungan

Selama ini, Indonesia mengimpor minyak dari berbagai negara, dengan negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Nigeria sebagai pemasok utama.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mengimpor sekitar 15 juta ton minyak mentah pada tahun 2022. Nigeria menyuplai 5,6 juta ton, Arab Saudi 4,1 juta ton, dan Azerbaijan sekitar 1 juta ton.

Dari sisi nilai, impor minyak mentah Indonesia pada tahun tersebut mencapai miliaran dolar AS, dengan ketergantungan yang cukup besar pada Timur Tengah.

Namun, harga minyak dunia yang fluktuatif, risiko geopolitik di Timur Tengah, dan kebutuhan diversifikasi pasokan telah mendorong pemerintah untuk menjajaki opsi baru, termasuk dari Rusia.

Salah satu keuntungan utama membeli minyak dari Rusia adalah harga yang relatif lebih murah.

Pasca sanksi ekonomi dari negara-negara Barat akibat konflik Rusia-Ukraina, Rusia menawarkan minyaknya dengan diskon besar kepada negara-negara non-Barat, termasuk anggota BRICS.

Diskon tersebut berpotensi mengurangi biaya impor minyak Indonesia, yang pada gilirannya dapat menekan defisit neraca perdagangan minyak dan gas (migas).

Selain itu, diversifikasi sumber impor minyak sangat penting bagi Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok tertentu.

Keanggotaan indonesia di BRICS membuka peluang untuk mengamankan pasokan energi dengan harga kompetitif dan memungkinkan negosiasi yang lebih mudah dalam hal perdagangan antaranggota.

Tantangan dan Risiko

Meskipun terdapat potensi keuntungan, pembelian minyak dari Rusia juga menyimpan sejumlah tantangan.

Salah satunya adalah jarak geografis. Rusia memiliki lokasi yang lebih jauh dibandingkan dengan Timur Tengah, sehingga biaya logistik dan transportasi berpotensi lebih tinggi. Hal ini dapat mengurangi efisiensi biaya dari harga minyak yang lebih murah.

Tantangan lainnya adalah terkait risiko geopolitik yang harus dipertimbangkan juga. Dengan adanya sanksi ekonomi dari negara-negara Barat, transaksi perdagangan minyak dengan Rusia berpotensi menghadapi hambatan, seperti pembatasan akses ke sistem pembayaran internasional SWIFT.

Selain itu, ketergantungan yang terlalu besar pada minyak Rusia dapat menimbulkan kerentanan jika situasi politik atau hubungan internasional berubah.

Oleh karena itu, pemerintah perlu mempertimbangkan dampak dari hubungan dagang ini terhadap hubungan Indonesia dengan negara-negara Barat yang selama ini menjadi mitra dagang utama. (*)

Halaman :

Kata Kunci : Menimbang Untung-Rugi Rencana Indonesia Membeli Minyak Mentah dari Rusia

Sorotan

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua