Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Bisnis
»
Detail Berita


Pembagunan Smelter Nikel Dorong Industrialisasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Foto: Salah satu smelter nikel di Maluku Utara.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Jakarta, Kilaswarta.com -- Nikel adalah logam transisi berwarna perak keabu-abuan yang terkenal karena ketahanannya terhadap korosi, kekuatan, dan kemampuannya membentuk paduan dengan logam lain.

Logam ini menjadi tulang punggung berbagai industri, terutama untuk produksi stainless steel yang menyumbang sekitar 70% penggunaan nikel global, serta baterai kendaraan listrik (EV) yang permintaannya melonjak seiring transisi menuju energi terbarukan.

Indonesia, dengan cadangan nikel terbesar di dunia mencapai 22% dari total global atau sekitar 21 juta ton (USGS 2024), memiliki potensi luar biasa untuk mendominasi pasar nikel dunia.

Melalui pembangunan smelter, Indonesia mengolah bijih ini menjadi produk bernilai tinggi, seperti nickel pig iron (NPI), feronikel, dan bahan baku baterai seperti mixed hydroxide precipitate (MHP) dan nikel sulfat. Proses ini meningkatkan nilai tambah ekonomi hingga 14 sampai 19 kali lipat, seperti dari bijih nikel menjadi feronikel atau stainless steel.

Baca Juga : Smelter Tembaga Wujudkan Kedaulatan Industri Strategis Nasional Indonesia

Smelter juga bertujuan untuk meningkatkan devisa negara melalui ekspor produk olahan, yang pada 2024 mencapai US$10,1 miliar, serta memperkuat posisi Indonesia di pasar global sebagai pemasok utama nikel olahan, terutama untuk industri baterai EV.

Berbagai perusahaan besar, baik domestik maupun asing, mengelola smelter nikel dengan investasi total mencapai lebih dari US$25 miliar hingga 2025.

Di Sulawesi Tengah, Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang dikelola oleh PT Sulawesi Mining Investment dan Tsingshan Holding Group mengoperasikan 28 smelter menghasilkan NPI dan feronikel dengan kapasitas 1,2 juta ton per tahun.

Baca Juga : Smelter Aluminium Indonesia Pemasok Utama Sektor Industri Aerospace

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : Melalui pembangunan smelter, Indonesia mengolah bijih ini menjadi produk bernilai tinggi, seperti nickel pig iron (NPI), feronikel, dan bahan baku baterai seperti mixed hydroxide precipitate (MHP) dan

Sorotan

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua