Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Nasional
»
Detail Berita


Gempa Megathrust Tinggal Menunggu Waktu, Ramalan Jayabaya Pulau Jawa Akan Terbelah Dua

Foto: Ilustrasi grafik pencatatan gempa
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Pentingnya Mitigasi Bencana

Gempa megatrust, yang dikenal karena kekuatannya yang dapat mencapai magnitudo 8.0 atau lebih, berpotensi menyebabkan kerusakan parah dan bahkan perubahan pada topografi pulau. Ini sejalan dengan interpretasi ramalan Jayabaya yang mengisyaratkan kemungkinan terjadinya perubahan besar di Indonesia khususnya Pulau Jawa.

Meskipun ramalan Jayabaya berasal dari zaman yang sangat berbeda, relevansinya dalam konteks bencana alam kontemporer menunjukkan bagaimana tradisi dan ilmu pengetahuan dapat saling melengkapi. Sementara ramalan kuno sering dianggap sebagai simbol atau mitos, peringatan ilmiah dari BMKG memberikan kerangka yang lebih konkret dan berbasis data tentang risiko bencana.

Baca Juga : Indonesia dan Kanada Jalin Kerjasama Sektor Mineral Kritis dan Transisi Energi

Masyarakat perlu memahami bahwa meskipun ramalan Jayabaya memberikan gambaran simbolis tentang potensi bencana, tindakan preventif dan kesiapsiagaan berbasis ilmiah tetap menjadi prioritas utama. BMKG terus melakukan pemantauan dan penelitian untuk mengurangi risiko bencana serta memberikan informasi yang berguna untuk perencanaan mitigasi bencana.

Ramalan Jayabaya tentang "Pulo Jowo pecah dadi loro" dan peringatan BMKG mengenai kemungkinan gempa megatrust merupakan pengingat penting akan fragilitas geologi Pulau Jawa. Masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dan siap menghadapi kemungkinan bencana dengan mengandalkan informasi ilmiah terkini dan upaya mitigasi yang efektif. (*)

Baca Juga : Harga Komoditas Produk Pertambangan Turun Jelang Pergantian Tahun, Mengapa?

Halaman :

Kata Kunci : Gempa Megathrust Tinggal Menunggu Waktu, Ramalan Jayabaya Pulau Jawa Akan Terbelah Dua

Sorotan

KKN Tematik UNDIP Bersama PKK Plosowangi Wetan Kembangkan Kerajinan Kreatif dari Limbah Plastik

05 Feb 2026, 18:39 WIB

Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

31 Jan 2026, 19:25 WIB

Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

31 Jan 2026, 19:52 WIB

KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi

31 Jan 2026, 20:03 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua