Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Nasional
»
Detail Berita


Harga Komoditas Produk Pertambangan Turun Jelang Pergantian Tahun, Mengapa?

Foto: Ilustrasi produk pertambangan (Canva)
Pasang Iklan

Jakarta, Kilaswarta.com -- Kementerian Perdagangan melalui keterangan resmi pada Senin (02/12/2024) mengungkapkan bahwa sebagian komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) pada periode Desember 2024 mengalami penurunan. Padahal pada November 2024 lalu sempat mengalami kenaikan.

Isy Karim selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan mengungkapkan bahwa penurunan sebagian harga komoditas produk pertambangan di bulan Desember 2024 disebabkan oleh penurunan permintaan terhadap sebagian komoditas tersebut di pasar global.

Kondisi ini pada akhirnya mempengaruhi harga patokan eskpor (HPE) pada sebagian produk pertambangan yang dikenakan BK untuk periode Desember 2024. Penetapan harga tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1619 Tahun 2024 tentang Harga Oatokan Ekspor atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar Periode 1-31 Desember 2024.

Beberapa produk  pertambangan  yang mengalami  penurunan  harga  rata-rata  pada  periode  Desember  2024 ialah konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) dengan harga rata-rata  USD  4.040,97/WE  atau  turun  sebesar  1,20  persen dari bulan sebelumnya

Baca Juga : Batas Usia Pensiun Pekerja Di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun Mulai 2025

Sementara itu konsentrat timbal (Pb ≥ 56 persen) juga mengalami penurunan harga pada periode Desember 2024 dengan harga rata-rata sebesar USD 818,53/WE atau turun sebesar 3,16 persen jika dibandingkan dengan bulan November 2024 lalu.

Namun demikian, terdapat beberapa komoditas produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga. Produk pertambangan tersebut antara lain konsentrat seng (Zn ≥ 51 persen) dengan harga rata-rata sebesar USD 887,63/WE, naik sebesar 0,16 persen dari bulan sebelumnya.

Selain itu, konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) (Fe ≥ 50 persen dan Al2O2+ SiO2≥ 10 persen) juga mengalami peningkatan harga, yaitu dengan harga rata-rata sebesar USD 44,25/WE, naik sebesar 1,83 persen dari bulan sebelumnya.

Baca Juga : Brasil Umumkan Indonesia Resmi Sebagai Anggota Penuh BRICS

Halaman :

Kata Kunci : Mengapa Harga Komoditas Produk Pertambangan Turun Jelang Pergantian Tahun?

Sorotan

Tim Pengabdian Masyarakat Biologi Undip Kenalkan Pewarna Tekstil dari Bahan Alam kepada Dharma Wanita Persatuan FSM Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Setempat

14 Feb 2026, 17:12 WIB

Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo

09 Feb 2026, 18:44 WIB

KKN Tematik UNDIP Bersama PKK Plosowangi Wetan Kembangkan Kerajinan Kreatif dari Limbah Plastik

05 Feb 2026, 18:39 WIB

KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi

31 Jan 2026, 20:03 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua