Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Opini
»
Detail Berita


Mengapa Orang Baik Selalu Menderita? Begini Jawaban Menurut Psikolog

Foto: Kasih sayang membuatnya sakit saat melihat penderitaan, dan ketulusan membuatnya kecewa saat dikhianati. (istockphoto.com)
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Semarang, Kilaswarta.com -- Selama ribuan tahun, pertanyaan diatas terus menjadi tanda tanya sepanjang sejarah umat manusia. Dari para filsuf Yunani hingga pemikir modern, banyak yang bertanya mengapa orang baik tampaknya lebih sering menderita dibanding mereka yang tidak peduli dengan kebaikan.

Apakah ini bukti bahwa dunia tidak adil? Ataukah ada makna lebih dalam di balik penderitaan mereka?

Fenomena orang baik lebih sering menderita bukanlah sekadar mitos atau kebetulan. Dari perspektif filsafat, psikologi, hingga spiritualitas, ada banyak teori yang mencoba menjawab fenomena ini.

Namun, satu hal yang pasti, penderitaan orang baik bukanlah tanda kelemahan, melainkan justru bukti dari kekuatan dan kedalaman jiwa mereka.

Baca Juga : PPDS Anestesi Undip Jadi Korban Ambisi Liberalisasi dan Kapitalisasi Sektor Kesehatan

Sebagaimana diungkap Carl Gustav Jung (1875-1961), salah satu alasan utama mengapa orang baik lebih sering menderita adalah karena tingkat empati mereka yang lebih tinggi dibanding orang kebanyakan.

Seorang individu yang memiliki hati yang baik cenderung lebih sensitif terhadap kesedihan orang lain, lebih peduli terhadap ketidakadilan, dan lebih mudah merasa terluka ketika dikhianati.

Orang baik, karena sifatnya yang penuh kepedulian itu, lebih mudah merasakan beban orang lain sehingga kerap menghadapi ujian emosional yang berat, dan sering kali mengorbankan dirinya demi kebaikan yang lebih besar sehingga ia lebih mudah terluka.

Baca Juga : Politisasi Kasus Kematian Mahasiswi PPDS Anestesi Undip dan Ambisi Liberalisasi Kesehatan

Halaman :

Kata Kunci : Ini alasan dan jawaban mengapa orang baik selalu menderita menurut psikolog dan filsafat

Sorotan

KKN Tematik UNDIP Bersama PKK Plosowangi Wetan Kembangkan Kerajinan Kreatif dari Limbah Plastik

05 Feb 2026, 18:39 WIB

KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi

31 Jan 2026, 20:03 WIB

Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

31 Jan 2026, 19:52 WIB

Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

31 Jan 2026, 19:25 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua