Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Opini
»
Detail Berita


Preman Birokrasi Berjubah Menkes, Mengatasi Bullying dengan Bullying dan Framing

Foto: Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin. (Sumber: CNN Indonesia/Khaira Ummah)
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Semarang, Kilaswarta.com -- Baru-baru ini isu terkait bullying dalam pendidikan dokter spesialis kembali mencuat dan menjadi perbincangan di berbagai media. Pemahaman kita tentang bullying perlu diperjelas demi pencegahan dan pemberantasan di masa depan pendidikan dokter yang lebih baik dan egaliter.

Bullying adalah perilaku agresif yang merendahkan, dilakukan secara berulang oleh individu atau kelompok yang lebih kuat kepada yang lebih lemah.

Bentuknya bisa verbal, fisik, mental, sosial, hingga cyberbullying, dengan tujuan menyakiti, mendominasi, mempermalukan, atau sekadar menunjukkan superioritas.

Bullying adalah isu universal, dan sering terjadi dalam institusi pendidikan yang menggunakan model mentoring senior-junior, termasuk pendidikan dokter spesialis (PPDS).

Baca Juga : PPDS Anestesi Undip Jadi Korban Ambisi Liberalisasi dan Kapitalisasi Sektor Kesehatan

Selain itu, bullying juga rentan terjadi di sekolah kedinasan seperti STPDN, STIP, Akmil, dan Akpol.

Di Amerika, 13,6% peserta didik program dokter spesialis mengalami bullying, dan 4% di antaranya berupa sexual bullying (Moves Medicine, 2019). Di Indonesia, bullying di lingkungan pendidikan dokter spesialis juga menjadi perhatian, khususnya dengan kejadian meninggalnya dr. Aulia Risma Lestari (ARL), peserta didik PPDS Anestesi FK Undip.

Menanggapi kasus ini, Menteri Kesehatan merespon dengan cepat melalui Surat No. TK. 02.02/D/44137/2024 tentang Pemberhentian Program Anestesi Undip di RS Dr. Kariadi

Baca Juga : Politisasi Kasus Kematian Mahasiswi PPDS Anestesi Undip dan Ambisi Liberalisasi Kesehatan

Halaman :

Kata Kunci : Preman Birokrasi Berjubah Menkes, Mengatasi Bullying dengan Bullying dan Framing

Sorotan

Pusat Pembesar Kejantanan Pria Bontang Haji Abdul Azis Ahli Terapi Resmi

28 Mei 2026, 3:33 WIB

Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten

24 Mei 2026, 11:50 WIB

Pusat Pembesar Kejantanan Pria Balikpapan Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi

16 Mei 2026, 14:47 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

14 Mei 2026, 1:46 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua