Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada 2022 dan 2023 hanya terdapat satu balita stunting di wilayah ini.
Namun, pemerintah kelurahan bersama kader dan PKK tetap menjalankan program berkelanjutan untuk memastikan kasus tersebut tidak meningkat.
Upaya ini meliputi pemantauan rutin di Posyandu, pelatihan gizi untuk kader, dan edukasi kesehatan balita.
Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan
Kader dibekali pengetahuan tentang gizi seimbang, pembuatan makanan tambahan bergizi, pentingnya ASI eksklusif, imunisasi, dan sanitasi lingkungan.
Hasilnya, kesadaran orang tua meningkat, kunjungan Posyandu bertambah, dan keterlibatan dalam pemantauan tumbuh kembang anak semakin aktif.
Sebagai dukungan tambahan, mahasiswa KKN-T 114 Universitas Diponegoro (UNDIP) hadir dengan tema “Pencegahan Dampak Buruk Stunting melalui Penguatan Kesehatan Ibu dan Keluarga” yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa PugeranKata Kunci : kelurahan kramas, semarang, kknt undip, stunting, posyandu, PKK
Pusat Pengobatan Alat Vital Semarang oleh Bapak Maulana, Terpercaya di Jawa Tengah dan Sekitarnya
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...