Dilansir dari jurnal yang ditulis oleh Moleong dkk., (2023) Metode Pitfall trap/Perangkap jebak di bawah permukaan tanah digunakan untuk memerangkap serangga tanah yang berada di permukaan tanah.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan survei lokasi untuk menentukan titik pemasangan PitFall Trap.
Dalam menentukan titik lokasi, dipilih empat area yang dibagi menjadi tiga stasiun berupa stasiun 1, stasiun 2, dan stasiun 3 yang terletak di dalam area kandang, tepatnya berlokasi di bawah kandang domba serta satu satu titik sebagai stasiun kontrol di luar kandang.
Baca Juga : Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan
Lokasi yang telah ditentukan nantinya akan dipasang jebakan Pitfall trap dengan menggali tanah dengan ukuran diameter tertentu, kemudian diberi gelas berisi campuran air dan detergen lalu diberi peneduh dari kantong plastik yang ditancapkan menggunakan tusuk sate dari permukaan tanah.
Jebakan dipasang dan ditunggu selama 12 jam dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 20.00 malam.
Identifikasi menjadi tahap akhir dalam rangkaian kegiatan ini setelah jebakan dibiarkan selama 12 jam.
Baca Juga : SEMINAR HASIL UKM-F SEAWEED 2025: ORGANISASI SEAWEED UNDIP GELAR SEMINAR HASIL TERHADAP PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTANKata Kunci : KKNT Undip, Klaten, Macrofauna, Fauna Tanah, Bangsal Wedhus Marimulyo, PitFall Trap
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
17 Jan 2026, 13:08 WIB
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:57 WIB
13 Nov 2025, 11:40 WIB
13 Nov 2025, 11:48 WIB
13 Nov 2025, 11:25 WIB
13 Nov 2025, 12:10 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...