Titik pertama berada di kawasan Rawa Pening, sedangkan titik kedua berlokasi di Dermaga Gedangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari tema utama Tim 36 KKN Undip, yaitu “Pembinaan Desa Kebondowo Menjadi Desa Mandiri Pangan” dengan tujuan memulihkan populasi ikan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem perairan sebagai salah satu sumber ketahanan pangan masyarakat setempat.
Rawa Pening dan Dermaga Gedangan memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Desa Kebondowo. Rawa Pening menjadi pusat kegiatan nelayan yang menggantungkan penghasilan dari hasil tangkapan ikan, sementara Dermaga Gedangan berfungsi sebagai jalur transportasi air sekaligus lokasi utama aktivitas perikanan skala lokal.
Namun, intensitas penangkapan, perubahan lingkungan, dan tantangan ekosistem di kedua lokasi tersebut berpotensi menurunkan populasi ikan jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, program restocking menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perairan di Desa Kebondowo.
Restocking ikan merupakan kegiatan menebar kembali benih ikan ke perairan untuk memulihkan dan menjaga kelestarian populasi ikan secara berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, Tim KKN Undip menebar total 4.000 ekor benih ikan tawes, masing-masing 2.000 ekor di Rawa Pening dan 2.000 ekor di Dermaga Gedangan.
Kegiatan ini memiliki empat tujuan utama, yaitu menjaga keseimbangan ekosistem perairan, mendukung ketahanan pangan lokal, menumbuhkan kesadaran konservasi di tingkat desa, dan meningkatkan produktivitas perairan desa.
Acara restocking dihadiri oleh perwakilan komunitas nelayan, perwakilan perangkat desa, serta Dosen Pembimbing Lapangan KKN Tim 36 dan 68. Penebaran benih ikan di Rawa Pening dipandu oleh Mutiara Wahyu, mahasiswa jurusan Perikanan Tangkap, sedangkan penebaran di Dermaga Gedangan dipandu oleh Abinaya Sitorus, mahasiswa jurusan Teknik Industri.
Rangkaian acara dimulai dengan penyerahan simbolis benih ikan dari pihak Universitas Diponegoro kepada komunitas nelayan Desa Kebondowo, kemudian dilanjutkan proses penebaran ikan secara langsung di dua lokasi tersebut oleh Dosen Pembimbing Lapangan Tim 36 dan 68 dan perwakilan mahasiswa KKN Tim 36 dan 68.
Masyarakat Desa Kebondowo memberikan sambutan positif terhadap kegiatan ini. Perwakilan komunitas nelayan menilai restocking ikan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian sumber daya perairan, sehingga hasil tangkapan tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi.
Dosen pembimbing lapangan menambahkan, keberlanjutan ekosistem perairan tidak hanya bergantung pada kegiatan restocking, tetapi juga memerlukan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan dan mengelola sumber daya secara bijak.
Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi diharapkan menjadi kunci dalam menjaga kelestarian perairan Desa Kebondowo. Dengan adanya kegiatan ini, Tim KKN Undip Tim 36 berharap Rawa Pening dan Dermaga Gedangan dapat terus menjadi sumber penghidupan sekaligus simbol harmoni antara manusia dan alam di Desa Kebondowo.
Artikel ini ditulis oleh segenap mahasiswa KKN Tim 36.
Kata Kunci : KKN Undip, Semarang, Banyubiru, Ketahanan Pangan Budidaya Ikan
Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Balikpapan Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...