Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Dari Singkong Jadi Mie Mocaf: Inovasi Mahasiswa Undip untuk Diversifikasi Pangan Lokal

Foto: Mahasiswi KKN-T Teknologi Pangan UNDIP bersama Ibu-ibu PKK RW 03 Kelurahan Tambangan usai kegiatan Diversifikasi Pangan Lokal
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Mijen, Semarang, Kilaswarta.com -- Mahasiswa Tim KKN-T IDBU 85 Universitas Diponegoro mengadakan kegiatan "Diversifikasi Pangan Lokal untuk Meningkatkan Nilai Tambah dan Kemandirian Pangan" di RW 03, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan agenda rutin PKK RW 03 pada Minggu, 10 Agustus 2025 dan diikuti oleh ibu-ibu PKK setempat dengan tujuan memperkenalkan inovasi pangan alternatif yang sehat, bergizi, sekaligus bernilai ekonomi.

Program Diversifikasi Pangan Lokal dilatarbelakangi dari kebiasaan masyarakat yang cenderung mengonsumsi satu jenis bahan pangan sehingga menimbulkan kesan ketergantungan. Melalui program ini, mahasiswa berupaya mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat dengan mengenalkan alternatif pangan lokal yang lebih beragam dan bernilai gizi tinggi.

Singkong dipilih sebagai bahan utama karena mudah diperoleh di wilayah RW 03 dengan harga terjangkau, serta memiliki kandungan gizi yang baik. Dalam setiap 100 gram singkong terdapat energi sebesar 154 kkal, karbohidrat 36,8 gram, protein 1 gram, serta serat 0,9 gram. Dengan kandungan tersebut, singkong berpotensi tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai bahan baku alternatif yang dapat diolah menjadi produk pangan bernilai tambah.

Melalui program diversifikasi pangan lokal, singkong diolah menjadi tepung mocaf. Kegiatan ini memperkenalkan secara terperinci tahapan pengolahan singkong hingga menjadi tepung mocaf kepada ibu-ibu PKK RW 03. Materi disampaikan melalui presentasi dengan dukungan visual yang menarik sehingga lebih mudah dipahami.

Tepung mocaf sendiri dipilih karena memiliki sejumlah keunggulan kesehatan. Tepung ini memiliki indeks glikemik (IG) rendah karena proses fermentasi singkong mampu menurunkan kadar pati yang cepat dicerna, sehingga cocok bagi penderita diabetes dan membantu menjaga kestabilan gula darah.

Selain itu, mocaf bersifat gluten free karena tidak berasal dari gandum, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita celiac disease maupun individu yang menjalani diet bebas gluten. Kandungan seratnya juga mendukung kesehatan pencernaan serta memberikan rasa kenyang lebih lama.

Selanjutnya, tepung mocaf dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan mie mocaf. Produk ini menjadi salah satu inovasi pangan alternatif yang lebih sehat, mudah diolah, serta berpotensi dipasarkan secara luas.

Proses pembuatan mie mocaf ditunjukkan melalui video tutorial, sehingga Ibu-ibu PKK RW 03 dapat memahami setiap tahap dengan lebih jelas dan mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Selain itu, mahasiswa juga membagikan leaflet berisi informasi keunggulan tepung mocaf, resep praktis mie mocaf, serta panduan penyimpanan yang tepat agar Ibu-ibu PKK RW 03 dapat mengulanginya kembali secara mandiri.

Selain itu, antusiasme datang dari salah satu peserta yang mengajukan pertanyaan, "berarti ini cocok untuk diet ya? Terus kalorinya rendah atau bagaimana?" tanya Bu RT 01. Pertanyaan tersebut menunjukkan adanya ketertarikan peserta untuk memahami lebih jauh keunggulan gizi dan kesehatan dari inovasi pangan berbasis singkong ini.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro berharap masyarakat RW 03 Kelurahan Tambangan dapat semakin sadar akan pentingnya diversifikasi pangan lokal. Inovasi mocaf dan mie mocaf diharapkan tidak hanya menambah variasi pangan sehari-hari, tetapi juga meningkatkan nilai tambah singkong sebagai komoditas lokal.

Lebih jauh, program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha kecil yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Reporter: Najwa Ailsa Araminta, mahasiswa dari Program Studi Teknologi Pangan Undip

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : Mahasiswa KKN, Semarang, Ibu-ibu PKK, Diversifikasi Pangan Lokal

Sorotan

Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan

22 Jan 2026, 16:31 WIB

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua