Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada jam 20.00 WIB di rumah ketua kelompok tani (Bapak Mujiman) dan dihadiri oleh sekitar 15 anggota kelompok tani. Dalam kesempatan tersebut, Fadhlina Ristiya Dewi dan Sekar Kartika Rahmani mahasiswa program studi Agribisnis KKN UNDIP memperkenalkan pembuatan pestisida nabati padat berbahan dasar lengkuas, kunyit, cabai jamu, merica, dan bawang putih.
Bahan-bahan tersebut diolah dengan cara ditumbuk dan diperas untuk diambil sari aktifnya, kemudian dijadikan pestisida padat yang ramah lingkungan. Materi utama yang disampaikan adalah pengenalan hama Sundep, atau dikenal sebagai penggerek batang padi (Scirpophaga innotata), yang kerap menjadi penyebab utama kerusakan pada tanaman padi dimasa pertumbuhan awal.
Hama ini bekerja dengan cara bertelur di daun padi, telur tersebut akan berubah menjadi larva yang kemudian akan masuk kedalam batang untuk merusak jaringan di dalamnya. Tanaman yang terserang oleh penggerek padi ini akan rapuh, mengering, tidak mengeluarkan malai, dan akhirnya mati.
Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan
Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus tidak hanya menyebabkan ketergantungan, tetapi juga berdampak buruk terhadap kesehatan tanah, lingkungan, dan manusia.
Oleh karena itu, pestisida nabati padat menjadi solusi alternatif yang lebih berkelanjutan. Selain itu, penggunaan pestisida nabati dari bahan dasar bumbu dapur juga diharapkan dapat menjadi alternatif bagi petani untuk mendapatkan pestisida yang mudah dijangkau dan didapatkan.
Pada kesempatan tersebut, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) daerah Klaten (Pak Sohib). Kedatangan bapak tersebut juga menambahkan informasi terkait hama sundep yang sebelumnya sudah sering menyerang daerah pertanian di Klaten.
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa PugeranKata Kunci : KKNT Undip, Klaten, Desa Pugeran, Pestisida Nabati Padat, Petani
Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Balikpapan Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...