Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Historia
»
Detail Berita


Sejarah Berdirinya Komando Cadangan Srategis Angkatan Darat (Kostrad)

Foto: Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal Maruli Simanjuntak dan perwira tinggi Kostrad menerima brevet Kehormatan Intai Tempur (Taipur) oleh Komandan Batalyon Satria Sandi Yudha Kostrad Mayor Inf Asis Kamaruddin Raha di Daerah Latihan Kostrad, Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (5/3/2022).
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Jakarta, Kilaswarta.com -- Hari ini 61 tahun lalu, atau tepatnya pada 6 Maret 1961, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dibentuk.

Saat diresmikan, satuan militer tersebut awalnya diberi nama Cadangan Umum Angkatan Darat (Caduad).

Ide pembentukan Caduad berasal dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal A H Nasution yang menganggap situasi saat itu sangat mendesak, khususnya terkait sengketa Irian Barat.

Mayjen TNI Soeharto ditunjuk menjadi pemimpin Caduad pertama, dikutip dari laman resmi Kostrad.

Dalam menjakankan tugasnya, ia dibantu oleh beberapa nama lain, seperti Kolonel Ahmad Wiranata Kusuma, Letkol Inf Slamet Sudibyo, Letkol Inf Muwardi, Letkol Inf Amir Mahmud, Letkol Inf Soegoro, dan Mayor Inf Joko Basuki.

Belum genap setahun, Caduad ditugaskan untuk melakukan tugas operasi Trikora untuk membebaskan Irian Barat dari Belanda.

 

Operasi Jayawijaya

Ini merupakan tindak lanjut dari dicetuskannya Trikora oleh Presiden Soekarno yang berisi tiga hal, yaitu gagalkan pembentuan negara Papua di Irian Barat, kibarkan bendera Merah Putih di Irian Barat, dan bersiap untuk mengadakan mobilisasi umum.

Untuk melaksanakan tugas itu, dibentuklah Komando Mandala di wilayah timur Indonesia dengan markas besar berada di Ujung Pandang.

Tugas yang diberi sandi "Operasi Jayawijaya" ini melibatkan TNI AD, AL, AU, sukarelawan, dan rakyat.

Misi utamanya adalah membebaskan Irian Barat dari Belanda dengan perang terbuka, apabila perundingan damai tak tercapai.

Dalam operasi ini, Caduad sendiri menurunkan satu divisinya. Operasi militer pun membuahkan hasil. Penyerahan Irian Barat ditandai dengan berkibarnya bendera merah putih pada 1 Maret 1963.

 

Resmi berganti nama menjadi Kostrad

Nama Caduad kemudian resmi berganti menjadi Kostrad pada 1963, setelah Mayjen TNI Soeharto membuat telaah lebih lanjut untuk membentuk pasukan cadangan strategis.

Kostrad memiliki tugas pokok untuk melaksanakan operasi militer, baik berdiri sendiri maupun bagian dari operasi gabungan guna mempertahan kedaulatan negara.

Dalam bentuk organisasinya, Kostrad mempunyai bentuk komando lapangan yang terdiri dari Markas Komando dan Markas Divisi yang mencakup brigade, gugusan tempur, bantuan tempur, serta bantuan administrasi.

Dari sisi pembinaan, Kostrad berkedudukan langsung dibawah KSAD, sementara sisi operasional di bawah langsung Panglima TNI.

Dalam perkembangannya, Kostrad saat ini semakin besar dengan memiliki banyak organisasi, antara lain 3 Divisi Infanteri, Staf Ahli Pangkostrad, dan Inspektorat Kostrad.

Disclaimer :
Konten ini adalah berita Advertorial. Seluruh isi content dan/atau material yang ada di dalamnya sepenuhnya merupakan tanggungjawab pihak pemasang iklan.

Halaman :

Kata Kunci : Berita Indonesia terkini, terbaru dan terpercaya dalam perspektif bisnis, ekonomi, sosial, politik, budaya, teknologi dan ekologi

Tag Berita :

    Sorotan

    Tim Pengabdian Masyarakat Biologi Undip Kenalkan Pewarna Tekstil dari Bahan Alam kepada Dharma Wanita Persatuan FSM Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Setempat

    14 Feb 2026, 17:12 WIB

    Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo

    09 Feb 2026, 18:44 WIB

    KKN Tematik UNDIP Bersama PKK Plosowangi Wetan Kembangkan Kerajinan Kreatif dari Limbah Plastik

    05 Feb 2026, 18:39 WIB

    KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi

    31 Jan 2026, 20:03 WIB


    Pilihan Redaksi

    Baca Juga

    Berita Lainnya

    Pasang Iklan
    Goenglish CHANNEL
    Lihat Semua
    Gojapan CHANNEL
    Lihat Semua
    Tradisional CHANNEL
    Lihat Semua