Semenjak berhenti beroperasi, PT Freeport Indonesia telah merencanakan untuk mereklamasi tambang dengan target 920 hektar. Hal ini ditujukan untuk mengembalikan vegetasi yang sebelumnya pernah tumbuh di area tersebut.
Sena Indra Wiraguna selaku Manager Grasberg Surface Mine Engineering PT Freeport Indonesia mengungkapkan bahwa hingga saat ini, PT Freeport telah mampu mereklamasi sekitar 570 hektar atau sekitar 60% area bekas tambang dengan vegetasi seperti rumput, lumut hingga pakis.
Tanaman-tanaman tersebut merupakan tanaman asli area tersebut sebelum adanya aktivitas pertambangan. Melihat wilayah tambang yang berada pada ketinggian 4.285 mdpl, Sena menyampaikan bahwa menanam tumbuhan lain yang sebelumnya tidak ada di area tersebut justru dapat merusak vegetasi asli.
Baca Juga : Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang : Dari Kerusakan Menjadi Kesempatan
Sena menyampaikan bahwa reklamasi yang telah dilakukan hingga saat ini sudah mulai berdampak pada kembali hadirnya fauna yang sempat menghilang selama aktivitas pertambangan seperti singing dog dan beberapa burung.
Pada tahun 2024 ini, pihaknya menargetkan area yang direklamasi mencapai 65 hektar. Lalu pada tahun 2025 dan tahun 2026, target reklamasi tiap tahunnya mencapai 35 hektar. Rencana reklamasi tersebut menurutnya sudah berdasarkan ketentuan rencana reklamasi 5 tahun berdasarkan regulasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pihaknya menurut Sena telah menyiapkan dana reklamasi sekitar USD 200 ribu per hektar. Nilai tersebut merupakan nilai rata-rata, karena setiap hektar lahan memiliki tantangan dan kontur yang berbeda sehingga nilainya menjadi berbeda.
Baca Juga : Tambang Tak Bisa Diperbarui, Manajemennya Harus Ramah LingkunganKata Kunci : Bekas Tambang Grasberg Dalam Proses Reklamasi, Berapa Dana yang Digelontorkan?
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Samarinda Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Pusat Pembesar Alat Vital Ambon, Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Rajeg Kutabumi Haji Abdul Azis Ahli Pembesar Alat Vital
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...