Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Nasional
»
Detail Berita


Gempa Megathrust Tinggal Menunggu Waktu, Ramalan Jayabaya Pulau Jawa Akan Terbelah Dua

Foto: Ilustrasi grafik pencatatan gempa
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Semarang, Kilaswarta.com -- Kekhawatiran ilmuwan Jepang akan terjadinya Megathrust Nakai sama persis dirasakan ilmuwan Indonesia, mengingat Indonesia juga memiliki potensi serupa, yakni Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan gempa megathrust tinggal menunggu waktu untuk mengguncang Indonesia. Gempa berskala besar yang memicu tsunami itu berpotensi terjadi di dua megathrust Indonesia.

Dalam rilisnya, BMKG menyebut ada kekhawatiran dari ilmuwan Indonesia terhadap Megathrust Selat Sunda M 8.7 dan Megathrust Mentawai-Suberut M 8.9. Pasalnya, dua megathrust tersebut sudah lama tidak melepaskan energi besarnya.

Apa itu Gempa Megathrust?

Baca Juga : Batas Usia Pensiun Pekerja Di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun Mulai 2025

Ketika mendengar istilah gempa megathrust, seringkali yang terbayang adalah bencana besar yang sangat kuat dan menimbulkan tsunami. Namun, sebenarnya megathrust adalah istilah untuk zona atau area di mana gempa besar bisa terjadi, bukan kekuatan gempa itu sendiri.

Pada dasarnya, bumi seperti sebuah puzzle besar yang terbuat dari beberapa potongan raksasa yang disebut lempeng tektonik. Ada lempeng yang berada di bawah lautan (lempeng samudra) dan ada yang berada di daratan (lempeng benua).

Di beberapa tempat, lempeng samudra menekan atau menunjam ke bawah lempeng benua sehingga menciptakan tekanan yang sangat besar. Zona di mana lempeng samudra bertemu dan menekan ke bawah lempeng benua inilah yang disebut sebagai zona megathrust.

Baca Juga : Brasil Umumkan Indonesia Resmi Sebagai Anggota Penuh BRICS

Halaman :

Kata Kunci : Gempa Megathrust Tinggal Menunggu Waktu, Ramalan Jayabaya Pulau Jawa Akan Terbelah Dua

Sorotan

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB

Kenali 19 Jenis Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan Per Januari 2026

03 Jan 2026, 11:00 WIB

Implementasi Ngopeni Ngelakoni dalam Praktik Sosial Masyarakat Jawa Tengah

29 Des 2025, 6:52 WIB

Jet Tempur KF-21 Boramae, Kerjasama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

29 Des 2025, 19:09 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Akar Masalah Rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok di Kawasan Indo-Pasifik

Situasi Asimetris dan Potensi Konflik di Kawasan Indo-Pasifik

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN Undip Membuat Plang Edukasi Sampah Guna Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Masyarakat

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN Undip Membuat Peta Titik Rekomendasi Penjualan Gula Aren Semut

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro Pasang Kaca Cembung untuk Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas di Desa Tumbrep

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Program “SADAR” untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Desa Tumbrep

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKNT Undip Hadirkan Buku Panduan Bisnis untuk Remaja & Warga Desa Tumbrep

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua