Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Historia
»
Detail Berita


Napak Tilas Jejak Arthur Rimbaud: Dubes Prancis di Ambarawa dan Salatiga

Foto: Fabien Penone, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN meresmikan peletakan plakat penyair Arthur Rimbaud
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Perjalanan ke Jawa pada tahun 1876 adalah salah satu bagian dari hidupnya yang penuh teka-teki. Banyak yang percaya bahwa pengalaman Rimbaud di tempat-tempat yang jauh, termasuk Salatiga, memengaruhi karya-karyanya meskipun ia tidak lagi menulis secara aktif.

Rimbaud dikenal dengan sifatnya yang kontroversial, sering kali menantang norma masyarakat pada zamannya. Sikapnya yang penuh kebebasan dan semangat eksplorasi membuatnya dianggap sebagai "penyair kutukan" (poète maudit). Meski singkat, karier sastranya memberikan dampak besar yang masih dirasakan hingga hari ini.

Menarik Wisatawan dengan Sejarah

Baca Juga : Dari Operasi Alpha Hingga Berakhir di Museum Satria Mandala

Kunjungan Dubes Penone dan pemasangan plakat di Stasiun Tuntang dan Rumah Dinas Wali Kota Salatiga diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan Prancis.

Direktur PT KAI Wisata, Hendy Helmy, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen melestarikan sejarah dan budaya perkeretaapian di Indonesia.

"Tuntang dan Ambarawa adalah bagian dari sejarah. Ini bukan hanya warisan nasional, tetapi juga warisan dunia," ujarnya.

Baca Juga : Dari Jawatan Penerbangan Hingga Lahirnya TNI AU pada 9 April 1946

Halaman :

Kata Kunci : Dubes Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, melakukan perjalanan napak tilas mengenang jejak penyair legendaris Prancis, Arthur Rimbaud, di Ambarawa dan Salatiga

Sorotan

KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi

31 Jan 2026, 20:03 WIB

Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

31 Jan 2026, 19:52 WIB

Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

31 Jan 2026, 19:25 WIB

Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan

22 Jan 2026, 16:31 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua