Kegiatan ini merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025, dengan tema besar "Mengembangkan Potensi, Menumbuhkan Mandiri: Sinergi Omah Tani dan Karang Taruna dalam Membangun Agroekowisata Digital Desa Tumbrep melalui Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa."
Acara yang dipusatkan di Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Masjid At-Taqwa Dukuh Tumbrep ini diikuti oleh lebih dari 60 remaja berusia 12 hingga 18 tahun, melebihi target awal yang hanya 40 peserta. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan melalui partisipasi aktif mereka dalam diskusi, tanya jawab, serta berbagi pengalaman pribadi terkait rokok di lingkungan sekitar mereka.
Program ini digagas oleh Firman Zaki, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, yang menyoroti meningkatnya jumlah perokok usia muda di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Menurutnya, kebiasaan merokok di usia dini bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan aspek hukum, sosial, dan lingkungan.
Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan
"Kami ingin remaja memahami bahwa bahaya rokok tidak hanya sebatas penyakit paru-paru. Rokok juga berdampak pada keuangan keluarga, pencemaran lingkungan, hingga pelanggaran hukum bagi anak di bawah umur yang membeli atau mengonsumsi produk tembakau," ujar Firman Zaki.
Kegiatan ini menggunakan pendekatan multi-aspek edukatif melalui presentasi interaktif, diskusi kelompok, dan pembagian brosur edukatif, tentang dampak merokok terhadap kesehatan tubuh dan lingkungan. Dengan metode yang menarik dan komunikatif, peserta mampu memahami materi dengan lebih mudah dan mendalam.
Dari hasil pertemuan sosialisasi, tercatat peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Jika sebelumnya sebagian besar remaja hanya mengetahui bahwa rokok menyebabkan batuk atau sesak napas, kini lebih dari 85% peserta mampu menyebutkan penyakit kronis seperti kanker paru-paru, serangan jantung, dan gangguan kehamilan akibat asap rokok.
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa PugeranKata Kunci : Mahasiswa, KKN-T, UNDIP, Kemendiktisaintek, Bahaya Merokok, Remaja, Desa Tumbrep
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Bontang Haji Abdul Azis Ahli Terapi Resmi
28 Mei 2026, 3:33 WIB
Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Balikpapan Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...