Bagi siswa yang terlanjur membayar SPP hingga Juni pun pihak sekolah diwajibkan untuk mengembalikan.
"SPP gratis kami mulai tahun ini [2020]. Kalau ada yang sudah terlanjur bayar full [sampai tahun ajaran baru], maka harus dikembalikan," tegas Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Selasa (7/1/2019).
Ganjar juga memerintahkan kepada kepala sekolah dan komite sekolah untuk menyosialisasikan program tersebut. Mereka semua diminta transparan dan tidak bermain soal anggaran, apalagi berani melakukan korupsi.
"Sekarang siswa ikut mengawasi. Siswa saya dorong menjadi agen antikorupsi di sekolah,� tutur Ganjar.
Ganjar juga meminta agar sekolah mengurangi jumlah pungutan kepada siswa. Segala bentuk pungutan, harus diketahui orang tua siswa dan harus disepakati bersama.
"Yang benar-benar miskin, dilarang dimintai pungutan apapun. Saya minta ini dilaksanakan dengan baik," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Jumeri, mengatakan dengan adanya program SPP gratis, maka sekolah harus mengubah Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS). Jika sebelumnya RKAS dibuat sesuai tahun ajaran baru selama satu tahun, maka tahun ini harus dibuat hanya enam bulan mulai Januari hingga Juli 2020.
�Kami sudah mengirim surat edaran ke seluruh kepala sekolah SMA/SMK/SLB negeri terkait hal ini. Kami juga sudah melakukan sosialisasi secara intensif,� kata dia.
Seluruh kepala sekolah, lanjut dia juga wajib mengembalikan pembayaran SPP yang terlanjur dilunasi oleh siswa. Apabila tidak dikembalikan secara utuh, maka akan ada sanksi tegas yang diberikan.
�Kalau tidak dikembalikan, pasti kami ambil tindakan. Karena program SPP gratis ini bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi siswa, mengurangi drop out dan mengurangi kemiskinan di Jawa Tengah,� tegasnya.
Pemprov Jateng telah menganggarkan dana Rp860, miliar untuk menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa SMA/SMK/SLB negeri mulai tahun 2020. Dana sebesar itu dialocationkan dari APBD Jateng 2020.
Total ada 303.205 siswa SMA yang akan menerima program SPP gratis ini. Sementara siswa SMK berjumlah 263.645 orang, dan siswa SLB sekitar 8.010 orang.
Kata Kunci : Pendidikan Gratis di Jawa Tengah
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Bontang Haji Abdul Azis Ahli Terapi Resmi
28 Mei 2026, 3:33 WIB
Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Balikpapan Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...