Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Nasional
»
Detail Berita


Mayoritas Komoditas Produk Pertambangan Alami Kenaikan Pada Oktober 2024

Foto: Ilustrasi pertambangan (Istimewa)
Pasang Iklan

Jakarta, Kilaswarta.com -- Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengemukakan bahwa mayoritas komoditas dari produk pertambangan mengalami kenaikan harga pada periode Oktober 2024.

Kemendag juga menyampaikan bahwa variasi tren terhadap permintaan memiliki dampak bagi fluktuasi harga beberapa komoditas produk pertambangan di pasar global.

“Terjadi peningkatan harga untuk komoditas konsentrat tembaga, konsentrat seng, dan konsentrat timbal jika dibandingkan dengan periode September 2024. Sedangkan harga komoditas besi laterit turun jika dibandngkan dengan periode sebelumnya,” ujar Isy Karim selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan dalam keterangan tertulis Kemendag pada Selasa (01/10/2024).

Perubahan ini tentu berpengaruh terhadap penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) komoditas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) pada periode Oktober 2024.

Baca Juga : Batas Usia Pensiun Pekerja Di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun Mulai 2025

Penetapan HPE komoditas pertambangan periode Oktober 2024 tersebut telah dituangkan dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1328 Tahun 2024 pada 30 September 2024 mengenai Harga Patokan Eskpor atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar.

Produk konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) mengalami kenaikan sebesar 3,06 % menjadi rata-rata USD 3.867,45/WE. Selain itu, konsentrat seng (Zn ≥ 51%) mengalami kenaikan sebesar 10,82% menjadi rata-rata 760,10/WE.

Sementara itu, produk pertambangan yang juga mengalami kenaikan ialah konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) sebesar 0,72% yang mana harga rata-ratanya menjadi USD 826,18/WE.

Baca Juga : Brasil Umumkan Indonesia Resmi Sebagai Anggota Penuh BRICS

Halaman :

Kata Kunci : Kemendag Sampaikan Mayoritas Komoditas Produk Pertambangan Alami Kenaikan Pada Oktober 2024

Sorotan

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB

Kenali 19 Jenis Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan Per Januari 2026

03 Jan 2026, 11:00 WIB

Implementasi Ngopeni Ngelakoni dalam Praktik Sosial Masyarakat Jawa Tengah

29 Des 2025, 6:52 WIB

Jet Tempur KF-21 Boramae, Kerjasama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

29 Des 2025, 19:09 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Akar Masalah Rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok di Kawasan Indo-Pasifik

Situasi Asimetris dan Potensi Konflik di Kawasan Indo-Pasifik

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN Undip Membuat Plang Edukasi Sampah Guna Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Masyarakat

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN Undip Membuat Peta Titik Rekomendasi Penjualan Gula Aren Semut

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro Pasang Kaca Cembung untuk Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas di Desa Tumbrep

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Program “SADAR” untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Desa Tumbrep

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKNT Undip Hadirkan Buku Panduan Bisnis untuk Remaja & Warga Desa Tumbrep

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua